Abbi Umar

Icon

Abbi Umar Jobs, Projects, and Notes

15 Oktober Adalah Hari Cuci Tangan Sedunia

Hari Cuci Tangan Sedunia

Hari Cuci Tangan Sedunia

Ternyata tidak sedikit orang yang tahu bahwa 15 Oktober yang jatuh hari ini, diperingati sebagai Hari Cuci Tangan Sedunia (HCTS). Hal ini dapat  dimaklumi, sebab pada 2009 ini HCTS baru diperingati untuk kedua kalinya.

HCTS adalah kampenye global yang dicanangkan oleh PBB dengan peserta lebih dari 70 negara di dunia sebagai upaya untuk menurunkan tingkat kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia. Bahkan saat ini kampanye ini digalakkan menjadi Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) yang dilakukan untuk membiasakan diri sejak dini mencuci tangan memakai sabun.

Keberhasilan sosialisasi ini berkat kerjasama banyak pihak terutama menteri kesehatan dan dinas kesehatan. Terbukti dari banyaknya peringatan hari cuci tangan sedunia ini di berbagai wilayah. Seperti di beberapa daerah berikut:

Gubernur Gorontalo Canangkan Hari Cuci Tangan Sedunia

Komentar dan Respon Fadel Muhammad Gubernur Gorontalo

“Pentingnya mencuci tangan karena berdasarkan hasil penelitian para ahli di dunia, 45 persen penyakit infeksi dan pencernaan dapat dicegah melalui hal yang sangat sederhana yakni cuci tangan dengan sabun. Berdasarkan survey perilaku hidup bersih dan sehat, kata dia, ditemukan perilaku cuci tangan pakai sabun yang benar paling banyak dilakukan oleh anak pada usia 10 tahun ke bawah.” Sumber : Gubernur Canangkan Hari Cuci Tangan Sedunia

Peringatan Hari Cuci Tangan se-Dunia di Cimahi

Komentar dan Respon Endang K Wardani  Kadis Kesehatan Kota Cimahi

“Dengan gerakan pemantauan jentik berkala anak sekolah (PJB-AS) dan cuci tangan pakai sabun di berbagai tempat dan setelah melakukan berbagai aktivitas seperti di sekolah, diharapkan dapat mewujudkan “perilaku hidup bersih dan sehat” (PHBS) serta dapat mencegah penyebaran berbagai macam penyakit sejak dini.”

“Kita dorong anak-anak untuk membiasakan cuci tangan setelah melakukan aktivitas. Namun, kebiasaan mencuci tangan itu juga harus dilakukan orang dewasa. Kalau pencanangannya terhadap anak-anak, dimaksudkan agar kebiasaaan hidup sehat itu, tidak perlu menunggu usia dwasa,” Sumber : Pikiran Rakyat.

Hari Cuci Tangan Sedunia dengan tema ‘Cuci Tangan Pakai Sabun, Cegah Penyebaran Flu Baru H1N1’.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007, seperti yang disampaikan USAID, menyatakan:

“kematian balita dan anak-anak Indonesia terbesar adalah akibat diare dan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Perilaku kecil seperti mencuci tangan dengan sabun dapat berdampak besar mengurangi angka kematian yang terkait dengan penyakit diare hingga hampir 50 persen.” Sumber : hari cuci tangan sedunia ,cuci tangan yuk.

Hasil Penelitian Menjadi Alasan Hari Cuci Tangan Sedunia

Penelitian Badan Konsumen Inggris:

“Keyboard komputer bisa mengandung kuman penyakit lebih banyak dari kursi toilet. Maklum saja, sering digunakan dan dipegang tangan yang belum tentu terjamin kebersihannya. Apalagi kalau digunakan secara bergantian dengan banyak orang. Sebagai upaya pencegahan terhadap cemaran kuman, menurut Fewtrell I, (Kaufmann RB, et al, 2005), penerapan cuci tangan pakai sabun, masih merupakan tindakan intervensi yang paling murah dan efektif dibandingkan dengan cara-cara lainnya. “

Komentar Dan Respon praktisi kesehatan, dr. Handrawan Nadesul,

“Setidaknya ada 20 jenis penyakit yang bisa dicegah dengan hanya membiasakan diri mencuci tangan secara benar. Di antaranya diare, tifus, cacingan, influenza, batuk, penyakit kulit, flu burung, dll. Pada kasus diare misalnya, kuman-kuman diare ikut keluar bersama kotoran/feses dan mudah berpindah ke tangan saat penderita cebok. Bila sesudahnya ia tidak mencuci tangan dengan baik, kuman tersebut bisa berpindah ke benda-benda yang disentuhnya, termasuk makanan/minuman yang mungkin dikonsumsi juga oleh orang lain, sehingga penularan pun mudah terjadi.”

Rekomendasi WHO/USAID/Depkes, mengenai cuci tangan yang baik dan benar:

“sebaiknya dilakukan di air mengalir dan memakai sabun. Tangan yang telah dibasahi dan diberi sabun, digosok-gosok bagian telapak maupun punggungnya, terutama di bawah kuku, minimal 20 detik. Bilas dengan air mengalir dan keringkan dengan kain bersih atau pengering udara. Cuci tangan pakai sabun, hendaknya dilakukan secara berkala, pada saat-saat tertentu, seperti sebelum dan sesudah makan, sebelum dan sesudah dari toilet, sesudah bersin, batuk, setelah bertelepon, bersalaman, dan sehabis memegang barang-barang yang kotor dll.”

Data survei Baseline Environmental Services Program (ESP-USAID/Depkes) tahun 2006, tentang perilaku, keyakinan, dan praktik cuci tangan pakai sabun di beberapa provinsi di Indonesia

“Hanya 14,3% responden yang cuci tangan pakai sabun sebelum makan dan hanya 11,7% yang cuci tangan pakai sabun setelah dari toilet.”

Sumber :  Hasil Penelitian Hari Cuci Tangan Sedunia

Daerah lain Yang Peringati hari Cuci Tangan Sedunia

Jakarta

Tarakan

Pontianak

Bagaimana dengan di daerah anda? Hari cuci tangan sedunia di peringati atau tidak? Atau anda sama sekali tidak tahu?

Filed under: Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: