Abbi Umar

Icon

Abbi Umar Jobs, Projects, and Notes

Konflik KPK vs POLRI : Dukungan-Dukungan Terhadap KPK

pendukung KPK

pendukung KPK

Konflik KPK Vs POLRI terus berlanjut. Kasus penahanan dua wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, oleh Polri,Kamis (29/10) lalu, memperpanjang konflik KPK vs Polri sekaligus menimbulkan gelombang pro dan kontra di masyarakat. Setelah diungkapnya transkrip pembajakan telepon anggodo, dukungan terhadap KPK makin mengalir deras, bahkan di jejaring social facebook dukungan terhadap KPK di bentuk dalam group 1.000.000 facebooker mendukung KPK. Cicak-cicak di dinding facebook ini ramai berkomentar mendukung KPK.

Konflik KPK Vs Polri: 100 facebookers per menit Dukung KPK

Dipelopori oleh Usman Yasin, staf pengajar Universitas Muhammadiyah Bengkulu, gerakan mendukung Bibit-Chandra di Facebook dimulai pada 29 Oktober lalu. Tidak cuma dukungan, komentar pun tak henti-hentinya di wall Facebook. Dalam rentang lima menit mulai pukul 18.00 kemarin, jumlah dukungan Facebookers (sebutan bagi pemilik akun Facebook) bertambah 552 menjadi 423.914. Pada Jumat (30-10) pukul 06.30 WIB, dukungan baru pada angka 164. Hanya selang tiga hari kemudian, hingga tadi malam pukul 19.20, dukungan sudah datang dari 438.062 orang.

Sumber: KPK VS POLRI: Satu Menit, Seratus Dukungan ‘Facebookers’

Selain dukungan dari facebookers di internet, berikut adalah dukungan-dukungan lain dari perseorangan maupun lembaga:

Konflik KPK Vs Polri: Cicak Cicak Demo Dukung KPK

500 Orang Cicak cicak melakukan demonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI) dari berbagai kelompok masyarakat menuntut penyelamatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Cicak-cicak ini terdiri dari organisasi mahasiswa, gerakan pemuda, LSM dan anggota Cinta Indonesia Cinta KPK (Cicak). Mereka membagi-bagikan pita hitam kepada pengendara motor dan mobil yang melalui Bundaran HI. Pita ini sebagai tanda berkabung terhadap meredupnya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Para demonstran juga membentangkan berbagai poster yang menuntut dibebaskannya Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Massa juga membawa boneka buaya hijau yang melambangkan musuh KPK.

Sumber: Dukung KPK, Ratusan ‘Cicak’ Demo di Bundaran HI

Konflik KPK Vs Polri: 30 Anggota DPD Dukung KPK

Tanggapan Asri Anas, anggota DPD dari Sulawesi Barat kepada wartawan di Hotel Sultan, Minggu (1/11),

“Lima poin penyelesaian hukum antara KPK Vs Polri sudah disampaikan ke KPK, diwakili oleh wakil ketua KPK sementara Mas Achmad Santosa, yaitu: Pertama mendukung sepenuhnya proses penegakan hukum yang berlaku di Indonesia. Kedua, DPD mendesak kepada semua pihak agar menahan diri dan tidak melakukan upaya politisasi dan kriminalisasi terhadap KPK. Ketiga, anggota DPD memberi dukungan moral kepada Bibit dan Chandra Hamzah. Keempat, menyesalkan upaya pihak tertentu yang bermaksud memperlemah KPK dan kelima, DPD meminta kepada pihak berwenang untuk menangguhkan penahanan sementara kepada Bibit dan Chandra dengan tetap berpegang kepada proses hukum.

Sumber:  KPK Vs Polri, DPD Ajukan Lima Poin Penyelesaian Hukum

Konflik KPK Vs Polri: Ketua PBNU Dukung KPK

Tanggapan dan Komentar Hasyim Muzadi, Ketua PBNU:

“Pemerintah atau polri harus menjelaskan mengapa tuduhan terhadap Bibit dan Chandra berubah-ubah dan mengapa tidak menunggu MK serta audit final BPK. Kuncinya ada pada Presiden SBY selaku kepala negara. Karena Presiden harus mampu memberikan rasa keadilan hukum terhadap rakyat disamping punya hak eksekutif. Kalau KPK di “executif” kan dengan Perppu, lalu diangkat, sama artinya dimandulkan, di lain pihak aparat hukum di bawah executif terhimpit antara kekuasaan dan kepastian hukum serta rasa keadilan sebagai wujud hukum substansional”

Sumber: Ketua PBNU Siap Pasang Badan Bela Bibit dan Chandra

Konflik KPK Vs Polri: BEM UniBraw Demo Dukung KPK

Aksi keprihatinan terhadap kasus perseteruan KPK vs Polri oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (3/11), digelar dengan aksi teaterikal shalat jenazah. Aksi yang dilakukan di Jalan Veteran Kota Malang, diikuti sebanyak 120 mahasiswa UB juga diwarnai dengan pembubuhan seribu tanda tangan masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap KPK.

Sumber: Mahasiswa Malang “Shalat Jenazah” untuk KPK

Konflik KPK Vs Polri: Komite Bangkit Bersatu Dukung KPK

Komentar dan Tanggapan Adhie Massardie, Juru Bicara Komite Bangkit Bersatu:
“Presiden selaku pimpinan politik nasional seharusnya menengahi konflik yang terjadi antar-lembaga. Seperti yang kita lihat sekarang antara KPK dan Polri,” kata dia usai bertemu dengan pimpinan KPK di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat 30 Oktober 2009. Presiden punya hak untuk memberikan arahan untuk menangani konflik yang tengah terjadi walaupun tidak boleh mengintervensi hukum. Penanganan kasus ini, harus diarahkan agar jangan sampai menimbulkan gejolak”

Sumber: “Kasus Bibit-Chandra, KPK Vs Polri”

Konflik KPK Vs Polri: Perhimpunan Pendidikan Demokrasi Dukung KPK

Perhimpunan Pendidikan Demokrasi mengecam penahanan Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah dua pimpinan KPK nonaktif oleh polisi.

Komentar dan respon Robertur Robet, Sekjen Perhimpunan Pendidikan Demokrasi P2D,

“Proses dari sejak pemanggilan, penetapan tersangka, hingga penahanan Bibit dan Chandra merupakan sebuah unjuk arogansi kekuasaan yang telanjang, manipulatif, dan sewenang-wenang. Seluruh proses kriminalisasi dan penangkapan ini menyodorkan kepada publik suatu praktek kekuasaan belaka, di mana orang ditahan secara sewenang-wenang semata-mata karena menurut kepolisian ia harus ditangkap, tanpa tanpa bukti-bukti kesalahan apapun,”

Sumber: Penangkapan Bibit-Chandra Arogansi Kekuasaan

Konflik KPK Vs Polri: Mahasiswa Esa Unggul dan BEM Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) Demo Dukung KPK

Aksi mahasiswa berlangsung di depan Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2009). Dari kubu mahasiswa pembela cicak ada sekitar seratusan orang. Mereka memakai ikat kepala berwarna putih bertuliskan “Save KPK Menuntut Keadilan”.

Aksi mahasiswa kubu cicak ini berasal dari mahasiswa Esa Unggul dan BEM Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Mereka menuntut dan menolak adanya kriminalisasi KPK. Mereka juga membawa spanduk berukuran 1×2 meter yang bertuliskan “Jaga Perut Konstitusi”.

Sumber: 2 Kubu Bela Cicak Vs Bela Buaya Demo di Depan MK

Konflik KPK Vs Polri: Band Netral Dukung KPK Dengan Lagu KPK Di Dadaku

Demi mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Band Netral sengaja menggubah lirik refrain lagu Garuda di Dadaku. Netral tidak mempermasalahkan jika akhirnya lagu KPK di Dadaku lebih hits dibanding Garuda di Dadaku.

Sumber: Dukung KPK, Netral Gubah Lirik Lagu Garuda di Dadaku

Konflik KPK Vs Polri: BEM Unud Demo Dukung KPK

Puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana (Unud), Bali melakukan aksi demonstrasi mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Demonstrasi  dilaksanakan di depan Markas Kepolisian Daerah Bali, Selasa (3/11) sore. Mahasiswa juga melepaskan tiga ekor tikus di halaman depan Markas Polda sebagai simbol koruptor yang harus diberantas.

Sumber: Dukung KPK, BEM Udayana Lepaskan Tikus

Konflik KPK Vs Polri: BEM Seluruh Indonesia Dukung KPK

Ratusan mahasiswa dari BEM Seluruh Indonesia sebelumnya demonstrasi di depan gedung MK untuk memberikan dukungan terhadap KPK, yang kini berperkara dalam sidang itu lalu sebagian mendengarkan rekaman berdurasi empat jam lebih tentang pembajakan telepon anggodo. Mereka menggelar orasi, dengan sejumlah pamplet dan sepanduk bertuliskan dukungan terhadap KPK, yang diduga tengah diskenariokan untuk digemboskan itu. Para mahasisiwa ini juga melakukan aksi tutup mulut denga plaster dan stiker.

Mereka nampak terkesima mendengarkan rekaman, pembicaraan yang diduga bagian dari skenario rekayasa kriminalisasi pimpinan KPK itu.

Sumber: Dukung KPK, Ratusan Mahasiswa Padati MK

Konflik KPK Vs Polri: Alumnus Akpol dan Fakultas Hukum UI Demo Dukung KPK

Alumnus Akpol 1970-1974 memberi dukungan dengan mendatangi gedung KPK, Senin (2/11). Bersama dengan alumni Fakultas Hukum UI yang merupakan teman-teman Chandra saat duduk di bangku kuliah mereka memberikan dukungan untuk Bibit dan Chandra.

Komentar Kombes Pol. (Purn) Alfons Loemau, juru bicara alumnus Akpol, mengatakan, penahanan itu tak memiliki dasar yang jelas dan terukur. Hal itu disebabkan dengan pasal sangkaan yang berubah-ubah. Sejumlah purnawirawan juga mempertanyakan tindakan yang dilakukan kepolisian dalam penahanan Bibit dan Chandra.

Sumber: Alumnus Akpol Dukung KPK

Konflik KPK Vs Polri: Awak KPK Demo Dukung KPK

Aliansi Warga Anti Kriminalisasi (Awak) KPK mengadakan pembubuhan tanda tangan sebanyak 1 juta orang di medan sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap penahanan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Chandra Hamzah dan Bibit Samad Riyanto yang ditahan Mabes Polri.

Komentar dan tanggapan Farid Wajedi, kordinator Awak:

“Ini dilakukan sebagai bentuk rasa kepedulian dan solidaritas terhadap penahanan Chandra dan Bibit yang ditahan Polisi tanpa alasan jelas. Sudah berapa kali KPK mau ditahan dengan berbagai ancaman diantaranya, penyelahgunaan wewenang, penyuapan dan pemerasan. Semua itu tak masuk akal. Penahanan Chandra dan Bibit saja tak mempunyai bukti kuat,”

Sumber : Awak kumpulkan 1 juta tanda tangan dukung KPK

Konflik KPK Vs Polri: KAMMI Bogor dan BEM IPB Demo Dukung KPK

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bogor dan BEM Mahasiswa IPB melakukan aksi demonstasi menentang penahanan dua petinggi KPK, Chandra M Hamzah dan Bibit S Rianto.

Komentar dan tanggapan Didin Nurdiansyah, Ketua KAMMI Kota Bogor kepada wartawan.

“Alasan menahan Pak Bibit  dan Pak Chandra sangat lemah. Sudah begitu, tuduhan selalu berganti-ganti. Kami minta Polri professional. Jangan jadikan kekuasaan untuk aksi balas dendam hanya karena KPK berniat membongkar aliran dana Bank Century yang melibatkan perwira Polri,”

Sumber: Demo Dukung KPK, Bibit dan Chandra

Konflik KPK Vs Polri: Mahasiswa Sumenep Demo Dukung KPK

Aksi puluhan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Cinta Indonesia dan Antikorupsi, menggelar aksi damai guna mendesak pemerintah segera menyelesaikan polemik yang terjadi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Taman Adipura Selasa (3/11).

Sumber: Mahasiswa Sumenep Gelar Aksi Dukung KPK

Konflik KPK Vs Polri: BEM UNS dan UNDIP Demo Dukung KPK

Aksi dukung KPK di Semarang, oleh sejumlah aktivis BEM KM Universitas Negeri Semarang dan Universitas Diponegoro mengusung keranda hitam dan menggelar tahlilan, digelar sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa (3/11/2009). Dari Kampus Undip, mereka longmarch ke Mapolda Jateng, Jl Pahlawan.

Para mahasiswa mengenakan kostum serba hitam dengan mulut dilakban. Mereka mengusung keranda yang ditutup kain warna hitam. Beberapa kertas bertuliskan “Indonesia Berduka” ditempel di keranda. Persis di depan papan nama Polda, para mahasiswa duduk melingkari keranda. Mereka membaca tahlil sebagai simbol berduka atas pembungkaman KPK.

Sumber: Dukung KPK, Mahasiswa Semarang Usung Keranda dan Tahlilan

Konflik KPK Vs Polri: HMI MPO Polman Demo Dukung KPK

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Polman melakukan aksi unjuk rasa di seputaran kota Polewali untuk memperlihatkan dukungan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). pada hari Selasa (3/11), dimulai dengan mendatangi Kantor Kepolisian Resor (Polres) Polman dengan membawa kurungan ayam.

Tuntutan utama mereka adalah agar dua pimpinan KPK Nonaktif Bibit Samad Waluyo dan Chandra M Hamzah segera dibebaskan oleh kepolisian.

Sumber: HMI Polman Unjuk Rasa Dukung KPK

Konflik KPK Vs Polri: 32 LSM, Ormas, dan Mahasiswa Surabaya Demo Dukung KPK

Ratusan massa dari 32 LSM, Ormas serta organisasi kemahasiswa se-Surabaya pagi ini sekitar pukul 09.00 rencananya akan berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya untuk mengelar aksi damai menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap KPK.

Atoillah, salah satu dari koordinator aksi menuturkan, 32 organisasi massa yang akan turun jalan terdiri dari LBH Surabaya, KontraS Surabaya, AJI Surabaya, Gaya Nusantara, GMNI, PMII, CMARs, Paguyuban Arek Surabaya, Serikat Dosen Progresif Unair, Savi Amira WWC, Sinar Rakyat Indonesia, Kelompok Lentera Merah, LBH Indonesia Peduli, Paguyuban Cak dan Ning Surabaya, serta beberapa organisasi lainnya.

Sumber : Dukung KPK, 32 Ormas Surabaya Turun Jalan

Filed under: Berita, Konflik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: